Tampilkan postingan dengan label seni budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seni budaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Oktober 2013

Mengenal Unsur-Unsur Seni Rupa

sebagai salah satu cabang seni, karya seni rupa memiliki beberapa elemen yang membentuknya, bagaimanapun sederhananya karya tersebut. elemen-elemen pembentuk tersebut dalam dunia seni rupa disebut dengan unsur seni rupa. Unsur-unsur tersebut meliputi:
  • Garis
garis merupakan deretan titik yang menyambung dengan keratapan tertentu, atau dapat pula berupa dua buah titik yang dihubungkan. Garis memiliki sifat memanjang dan memiliki arah tertentu. Dari bentuknya, garis dibedakan atas garis lurus, garis lengkung, dan garis patah (zig-zag). Garis juga memiliki karakter tertentu tergantung pada media, teknik, dan tempat membuatnya.


 
 Jenis garis
  •  Bidang/Bentuk 
Bidang merupakan unsur rupa yang memiliki dimensipanjang dan lebar, sedangkan bentuk memiliki dimensi panjang, lebar, tinggi. atau dengan kata lain bidang bersifat pipih, sedangkan bentuk memiliki isi atau volume. dari bentuknya bidang maupun garis terdiri dari beberapa macam, yakni: bidang geometris, bidang biomorfis (organis), bidang bersudut, dan bidang tak beraturan.
Bidang/Bentuk

  • Tekstur 
 Tekstur merupakan sifat permukaan sebuah benda. sifat permukaan dapat berkesan halus, kasar, kusam, mengkilap, licin, berpori, dan sebagainya. kesa-kesan tersebut dapat dirasakan melalui penglihatan dan rabaan. oleh karena itu terdapat 2 jenis tekstur yaitu, tekstur nyata, dan tekstur semu.
Tekstur






  • Warna
Beberapa istilah yang perlu diketahui dalam teori warna pigmen diantaranya:
 ~Warna primer, yakni warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain. warna primer terdiri atas earna merah, warna biru, dan warna kuning.
~Warna sekunder, yaitu warna yang diperoleh dari campuran kedua warna primer, misalnya warna ungu; oranye (jingga); dan hijau.
~Warna tersier, yakni warna yang merupakan hasil pencampuran kedua warna sekunder.
~Warna analogus, yakni deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya deretan dari warna ungu menuju warna merah, dan lain-lain.
~Warna komplementer, yakni warna kontras yang letaknyaberseberangan dengan lingkaran warna. misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.
  • Gelap Terang
Terang dapat berfungsi untuk beberapa hal, antara lain: menggambarkan benda menjadi berkesan tiga dimensi, menyatakan kesan ruang atau kedalaman, dan memberi perbedaan (kontras).Gelap terang dalam seni rupa dapat terjadi karena intensitas (daya pancar) warna, dapat pula terjadi karena percampuran warna hitam dan putih.
Gelap Terang

  • Ruang (kedalaman)
Ruang dalam karya tiga dimensi dapat dirasakan langsung oleh pengamat seperti halnya ruangan dalam rumah, kelas, dan sebagainya. komposisinya pada dasarnya sama dengan prinsip seni. Didalamnya membahas tentang bagaimana mengatur, menata, atau mengkoorganisasikanunsur-unsur rupaagar karya seni yang dibuat menjadi enak dipandang.
  Ruang

Sabtu, 12 Oktober 2013

Seni Rupa

Karya seni rupa muncul bersamaan dengan adanya aktivitas manusia dimuka bumi, yakni pada zaman prasejarah dengan membuat perkakas yang masih sederhana hingga terciptanya bentuk bentuk yang lebih konpleks, seperti karya seni yang diciptakan dizaman modern sekarang ini. 
hasil karya seni rupa berbentuk anyaman

  • Fungsi Karya Seni Rupa 
     karya rupa yang terbesar di wilayah nusantara banyak jenisnya dan masing masing karya memiliki keunikan dan kekhasan sendiri sendiri. Hal ini terlihat dari adanya ragam hias yang diterapkan pada busana adat dan rumah adat di masing masing daerah.
munculnya keragaman karya seni rupa di indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: tersedianya berbagai jenis bahan, letak geografis, serta cara menanggapi pengaruh budaya yang datang dari luar. 
berdasarkan fungsinya seni rupa nusantara dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu seni rupa murni (fine art) dan seni rupa terapan (applied art). pengolompokan tersebut tidak kaku sifatnya, melainkan elastis karena seiring dengan perkembangan zaman dapat memengaruhi atau menggeser fungsi seni rupa yang semula merupakan seni rupa terapan beralih funsi sebagai benda hias. contohnya kendi yang semula berfungsi sebagai wadah air, sekarang banyak yang di fungsikan sebagai benda hias untuk hiasan di ruang tamu atau ruang keluarga.
Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam proses pembuatan karya seni rupa terapan, diantaranya adalah aspek funsional, artinya karya tersebut dapat dipakai untuk kepentingan praktis. bentuk karya perlu disesuaikan dengan fungsinya, sebagai contoh dalam membuat wadah untuk benda benda yang keras tentunya berbeda dengan merancang sebuah wadah untuk benda cair.
jenis karya seni rupa terapan banyak ragamnya, diantaranya sebagai berikut.
  • Seni bangunan/arsitektur berupa bangunan rumah tempat tinggal, kantor, masjid, dan lain lain.
  • Gambar ilustrasi, yaitu gambar atau foto yang digunakan untuk menjelaskan suatu naskah atau teks/tulisan. sebagai contoh, gambar pada buku bacaan untuk anak siswa SD. fungsi gambar tersebut sebagai penjelas atau penerang dari bacaan sehingga isi bacaan mudah dipahami oleh pembaca.
  • Seni grafis terapan/desain komunikasi visual, yaitu karya seni rupa yang berfungsi  sebagai media komunikasi.
  • seni kriya terapan. dalam hal ini dapat dikatakan karya seni rupa terapan adalah semua karya desain dan kriya terapan. karya desain yaitu sebuah rancangan yang bertujuan untuk membuat suatu benda yang memiliki fungsi praktis, contohnya: desain rumah, desain kursi, atau desain komunikasi visual. yaitu karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang membuatnya mengutamakan keterampilan tangan dengan tingkat ketelitian dan kerajinan yang tinggi. karya seni kriya disebut juga seni kerajinan (crafts).
Ada bermacam macam karya seni kriya, antara lain: kriya kayu, kriya kulit (tanah sungging), kriya logam, batik, dan anyaman. karya kriya terapan berupa benda benda pakai yang dibuat dengan mengandalkan keterampilan tangan, seperti kipas yang terbuat dari anyaman bambu, kursi rotan, benda benda gerabah yang terbuat dari tanah liar, dan lain sebagainya.